Jangan Khawatir, Inilah Kegiatan yang Bermanfaat Bagi Ibu yang Hamil
5 August 2025 Kesehatan
Ibu hamil pasti malas untuk bergerak dan inginnya santai di rumah. Hal itu sangat wajar mengingat kehamilan bisa membuat tubuh menjadi lemas karena organ-organnya bakal bekerja lebih keras dalam mendorong kehamilan. Walaupun hamil, calon ibu masih tetap diperbolehkan untuk melakukan aktivitas. Aktivitas yang tepat bisa memberi manfaat bagi janin dan ibu. Contohnya adalah melakukan kegiatan yang bisa membuat ibu hamil menjadi lebih ceria, sehat, serta bugar selama masa kehamilan.
Buang Rasa Bosan dengan Kegiatan yang Bermanfaat dan Juga Menarik
Merasa bosan dan bingung selama berada di rumah ketika hamil? Berikut adalah berbagai aktivitas yang bermanfaat dan juga menarik bagi ibu hamil antara lain:
- Berbelanja
Buat ibu hamil yang lagi bingung ketika tidak ada kegiatan selama kehamilan, mungkin berbelanja adalah opsi yang tepat. Semua wanita pasti menyukai aktivitas yang satu ini karena bisa menghilangkan rasa penat. Aktivitas tersebut juga menurunkan stres dan membuat ibu tetap aktif bergerak. Akan tetapi, ibu hamil juga harus melihat berbagai hal dan situasi jika ingin melakukan kegiatan tersebut. Contohnya adalah lihat waktu supaya tidak lelah dalam berbelanja.
Berbelanja secara tidak langsung menjadi bentuk olahraga ringan yang sangat baik bagi tubuh. Melihat sekitar toko serta berjalan di berbagai rak dapat membantu menjaga sirkulasi darah tetap lancar. Kegiatan ini bisa menurunkan risiko pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki. Tidak hanya itu, berjalan kaki selama berbelanja juga membantu memperkuat otot-otot kaki dan panggul yang sangat berguna untuk persalinan.
Berbelanja juga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan membuat ibu hamil merasa senang. Kesenangan ini memicu pelepasan dari hormon endorfin yang terkenal sebagai hormon kebahagiaan sehingga bisa menurunkan tingkat stres dan kecemasan.
Membeli barang-barang bagi calon buah hati seperti pakaian dan mainan menciptakan hubungan emosional yang kuat antara ibu dan anak. Aktivitas tersebut membekali ibu hamil dengan rasa siap dan bersemangat dalam menyambut persalinan. Naluri alami yang disebut nesting atau bersarang merupakan dorongan yang dirasakan ibu hamil untuk menyiapkan lingkungan terbaik bagi bayinya. Dorongan tersebut hadir ketika ibu hamil menata kamar bayi atau memilih perlengkapan.
Berbelanja terutama di pusat perbelanjaan maupun toko-toko khusus dapat menjadi kesempatan untuk bertemu dengan orang baru. Berbicara dengan teman, pasangan, serta penjaga toko bisa memberikan dukungan sosial yang sangat diperlukan oleh ibu hamil. Mengobrol dengan sesama ibu hamil di toko perlengkapan bayi bisa menjadi sumber informasi dan dukungan yang berharga.
- Melakukan Pekerjaan Rumah
Melakukan pekerjaan rumah bisa menjadi kegiatan bermanfaat bagi ibu hamil untuk menghilangkan rasa bosan. Untuk itu, maka aktivitas seperti memasak merupakan pilihan yang tepat. Jika ingin melakukan aktivitas yang berat, maka mengepel dan mencuci adalah jawabannya. Mintalah bantuan orang yang ada di sekitar agar tidak mudah kelelahan dalam melakukan aktivitas. Hal itu bisa membuat ibu hamil terasa nyaman dan tidak tertekan.
- Membaca
Aktivitas bermanfaat dan menarik yang bisa dilakukan oleh ibu hamil adalah membaca. Akan lebih baik jika ibu membaca buku yang berhubungan dengan seputar kehamilan sehingga menambah pengetahuan. Contohnya bacaan yang bisa memberi informasi mengenai makanan yang bermanfaat buat ibu dan janin, tahapan perkembangan janin, dan lainnya. Tidak hanya bacaan kehamilan, ibu juga bisa mencari buku-buku yang merupakan favoritnya seperti buku resep masak, buku perawatan tubuh.
Membaca juga bisa menjadi pelarian efektif dari berbagai kekhawatiran. Saat ibu hamil tenggelam dalam cerita atau informasi yang menarik, kekhawatiran yang dirasakan bakal teralihkan. Kegiatan ini mampu menurunkan kadar kortisol, hormon yang bertanggung jawab atas stres. Selain itu, juga merangsang pelepasan endorfin yang membuat perasaan menjadi lebih bahagia dan tenang.
Membaca dapat berguna untuk meningkatkan kualitas tidur serta merilekskan tubuh dan pikiran. Hal ini membantu memberi sinyal bahwa otak tersebut sudah memerlukan istirahat.
- Jalan Santai
Menurut ahli, jalan santai adalah kegiatan yang terbaik karena berfungsi untuk meluncurkan peredaran darah serta menjaga supaya tubuh tetap sehat. American College of Obstetricians and Gynecologist mengatakan bahwa waktu untuk jalan santai yang tepat adalah 30 menit per hari. Untuk melakukan kegiatan ini, sebaiknya bawalah air minum dari rumah supaya tidak mengalami dehidrasi.
Jalan santai tidak hanya olahraga yang ringan, tetapi juga mempunyai beragam manfaat signifikan baik secara fisik maupun mental.
Melakukan jalan santai secara teratur bisa membakar kalori dan mengontrol berat badan supaya tetap ideal. Hal tersebut sangat krusial agar risiko komplikasi seperti diabetes gestasional dan preeklampsia.
Gerakan jalan kaki berfungsi untuk memompa darah yang lebih bagus ke semua tubuh termasuk ke plasenta. Apabila sirkulasi berjalan baik, maka risiko pembengkakan (edema) pada kaki dan pergelangan kaki yang sering dirasakan ibu hamil bisa berkurang.
Jalan santai melatih beberapa bagian tubuh seperti otot-otot kaki, panggul, dan perut. Dengan jalan santai, maka otot panggul menjadi lebih kuat dalam menopang berat janin dan mempersiapkan tubuh untuk proses persalinan.
Nyeri punggung dialami oleh seluruh ibu hamil. Hal itu dikarenakan adanya perubahan postur dan beban tambahan. Oleh karena itu, jalan santai menjadi kegiatan yang pas bagi ibu hamil untuk menjaga kelenturan otot-otot punggung dan meredakan ketegangan.
Olahraga ringan namun memiliki manfaat dan menarik seperti jalan santai menjadi olahraga yang cocok buat ibu hamil. Hal itu karena jalan santai bisa membantu ibu hamil lebih rileks pada malam hari sehingga kualitas tidur menjadi lebih bagus.
Jalan santai yang dilakukan di alam terbuka seperti taman bisa sebagai sarana meditasi berjalan. Aktivitas ini bisa menyebabkan pelepasan endorfin yang merupakan hormon alami untuk meningkatkan mood. Tidak hanya itu, olahraga ini sangat efektif dalam mengelola stres dan meredakan kecemasan.
Ketika lagi jalan santai, Anda mempunyai waktu untuk fokus terhadap diri sendiri dan kehamilan. Anda bisa berbicara dengan calon bayi, mengusap perut, dan mengalami setiap tendangannya. Hal itu merupakan momen intim untuk membangun sebuah hubungan batin yang kuat.
Penelitian memperlihatkan bahwa ibu hamil yang aktif dalam fisik mempunyai risiko lebih rendah merasakan depresi sesudah persalinan. Jalan santai merupakan aktivitas yang dapat dicoba oleh ibu hamil agar stabilitas mental bisa dijaga dengan baik sepanjang masa kehamilan.
Persalinan adalah sebuah proses yang membutuhkan semua energi dan stamina. Jalan santai secara teratur adalah langkah yang efektif dalam membangun stamina sehingga bisa lebih siap dalam menghadapi fase persalinan.
Dengan berjalan santai, maka dapat membantu bayi bergerak ke posisi yang optimal pada panggul yaitu kepala di bawah (cephalic presentation). Posisi tersebut sangat cocok untuk persalinan normal.
Gerakan panggul ketika melakukan jalan santai bisa berguna dalam mempercepat pembukaan leher rahim (serviks) ketika persalinan dimulai.
- Berenang
Beberapa penelitian dan pandangan ahli mengkonfirmasi bahwa renang merupakan aktivitas yang sangat istimewa bagi ibu hamil. Hal itu disebabkan olahraga ini dapat melatih otot kaki dan tangan, menstabilkan kinerja jantung, serta mengurangi berat badan berlebih. Olahraga ini dapat dilakukan oleh ibu selama 30 menit dalam sehari. Untuk menjaga hidrasi, maka minumlah air setiap 15 menit kemudian tambah satu gelas lagi begitu usai berenang.
Ketika berenang, tubuh menjadi terasa sangat ringan. Efek daya apung air ini membantu mengurangi tekanan pada sendi, otot, dan ligamen di bagian punggung, pinggul, dan kaki.
- Yoga
Yang satu ini merupakan aktivitas bermanfaat berikutnya yang bisa dilakukan oleh ibu hamil. Olahraga ini tidak hanya bagus bagi fisik ibu saja, tetapi juga bisa menjaga kondisi psikis ibu hamil. Selain itu, juga bisa melatih pernapasan dan relaksasi yang diperlukan ketika persalinan. Relaksasi merupakan hal yang bisa membuat ibu menjadi lebih tenang dan tidak takut dalam menghadapi proses persalinan.
Kehamilan dapat menyebabkan berbagai hal seperti nyeri punggung bawah, linu pinggul, nyeri pinggul, dan pembengkakan pada kaki serta pergelangan kaki. Maka, olahraga yoga ini cukup krusial bagi ibu hamil. Hal ini sangat efektif karena mampu meringankan beban pada sendi, memperkuat otot-otot sendi, dan meningkatkan sirkulasi.
Yoga juga berguna untuk menjaga dan meningkatkan kelenturan tubuh terutama pada panggul, pinggul, dan punggung yang krusial untuk persiapan persalinan. Tidak hanya itu, pose yoga juga menguatkan otot-otot inti, punggung, dan kaki yang membantu ibu hamil menopang berat badan dan menjaga postur.
Semua ibu hamil merasakan yang namanya sulit tidur. Hal itu bisa terjadi disebabkan oleh ketidaknyamanan fisik, kecemasan, atau sering buang air kecil. Latihan yoga yang terpusat pada relaksasi dan pernapasan sangat membantu Anda tidur dengan nyenyak. Tidak hanya itu, yoga juga memiliki kemampuan untuk menenangkan sistem saraf dan menurunkan tingkat stres.
Ketika hamil, para ibu pasti sering mempunyai masalah pencernaan seperti sembelit. Untuk menghilangkan masalah itu, caranya dengan melakukan yoga. Hal tersebut dapat membantu merangsang motilitas usus dan melancarkan proses pencernaan sehingga keluhan bisa teratasi dengan baik.
Yoga dapat berguna untuk meningkatkan aliran darah yang krusial untuk pengiriman nutrisi dan oksigen ke bayi.
Kehamilan merupakan periode yang sangat banyak terjadi perubahan emosi dari kegembiraan sampai kecemasan. Teknik pernapasan (pranayama) dan meditasi pada yoga bisa efektif menenangkan pikiran, mengurangi kadar hormon stres, dan meningkatkan rasa tenang. Hal tersebut membantu ibu hamil untuk merasa tidak khawatir atau gugup mengenai persalinan.
Yoga mendorong ibu hamil untuk lebih peka kepada tubuh serta perasaan. Ketika melakukan latihan, fokuslah terhadap pernapasan dan sensasi. Hal itu bisa membuat ibu hamil bisa terbangun sebuah hubungan emosional yang sangat kuat dengan bayi dalam kandungan.
Lewat peningkatan kekuatan dan fleksibilitas tubuh serta kemampuan dalam mengelola stres, ibu hamil lebih merasakan kepercayaaan diri dalam menghadapi persalinan.
Seluruh kelas yoga prenatal secara khusus mengajarkan metode pernapasan dan visualisasi yang bisa dipakai ketika menghadapi persalinan. Latihan tersebut sangat penting bagi ibu hamil karena merasa lebih siap dan mampu dalam ketika menghadapi proses persalinan.
Dengan mengikuti kelas yoga prenatal, maka ibu hamil memiliki kesempatan untuk saling bertemu dan membangun komunitas dengan calon ibu lainnya. Hal ini bisa menghasilkan sebuah lingkungan yang mendukung dimana mereka bisa berbagi pengalaman, kekhawatiran, dan kebahagiaan.
Untuk melakukan berbagai aktivitas yang di atas, penting buat ibu hamil dalam memilih aktivitas yang sesuai dengan kondisi fisik maupun usia kehamilan.