Inilah Beberapa Gua-Gua yang Tersembunyi di Dunia
28 July 2025 Travel
Gua tersembunyi yang indah serta mempesona menjadi target dari para traveler di seluruh dunia. Lelah dalam melakukan perjalanan jarak jauh bakal terbayar dengan lunas ketika sudah tiba di tempat.
Keindahan berbagai gua ini yang bakal dibahas ini bukan main-main. Berada di tempat tersembunyi membuat beberapa gua jarang dilirik oleh manusia sehingga masih terlihat asri dan nyaman.
Macam-macam Gua Tersembunyi di Dunia
Lantas, di mana saja gua tersembunyi yang paling indah dan menarik itu? Berikut adalah berbagai gua yang tersembunyi serta indah dan menarik di dunia antara lain:
- Hang Son Doong
Gua tersembunyi di dunia yang pertama ini berada di bawah Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang, Vietnam Tengah. Nama dari gua ini yaitu Hang Son Doong. Gua ini mempunyai panjang 5 kilometer dan tinggi mencapai 5 meter serta terdapat banyak stalaktit besar. Di dalam gua ini, ada sebuah rumah yang menjadi milik hutan purba yang tumbuh subur. Uniknya, Hang Son Doong seakan mempunyai sistem cuaca lokal. Hal itu ditandai dengan munculnya awan berkabut yang menyelimutinya.
Seorang penjelajah lokal yang bernama Ho Khanh menjadi orang pertama yang berhasil menemukan gua Hang Son Doong di tahun 1991. Pada tahun 2009, tim ahli speleologi Inggris secara menyeluruh berhasil mengeksplorasi seolah Han Son Doong menjadi katedral geologi yang tidak pernah dilihat sebelumnya.
Gua Han Son Doong merupakan gua terbesar di dunia karena bisa memuat gedung pencakar langit setinggi 40 lantai. Dengan panjang 5 kilometer, gua tersebut sangat sulit untuk dibayangkan. Untuk memberikan gambaran skalanya, Patung Liberty dan pesawat Boeing 747 bisa berdiri dengan tegak di dalam gua ini. Seakan-akan para penjelajah diajak masuk ke dalam perut gunung, ruangannya sangat besar sampai membuat manusia tampak seperti semut.
Keunikan dari gua ini adalah lokasinya yang tersembunyi dan terselubung kabut tebal serta dikelilingi oleh hutan lebat. Sulit aksesnya membuat gua ini dapat terlindungi dari kerusakan akibat masifnya pariwisata sampai ditetapkan teknik eksplorasi yang berkelanjutan.
- Gua Bawah Air
Meksiko mempunyai keindahan alam bawah laut yang sangat menakjubkan yaitu gua bawah air yang wajib Anda datangi. Gua ini bisa populer berkat kehadiran sistem gua banjir yang terpanjang di dunia. Tidak hanya megah saja, Gua bawah air di Meksiko adalah salah satu situs arkeologi terendam paling esensial di dunia. Di tempat ini, ada potongan bukti pemukim pertama Amerika dan budaya Maya.
Gua ini juga melestarikan bukti kemunculan dari manusia purba sebelum gua terendam terakhir kali. Beberapa penemuan penting dari gua ini yaitu kerangka manusia awal seperti Naia, fosil hewan prasejarah, serta artefak seperti perkakas batu sederhana dan bukti penambangan oker merah.
- Gua Kristal Raksasa
Gua kristal raksasa yang berada di Meksiko ini terkubur dengan sangat dalam sekitar 300 meter di bawah Gunung Naica Chihuahua. Keindahan dari gua ini terletak pada formasi mineral alami serta mampu memuat berbagai kristal selenite terbesar. Selain itu, terdapat kristal di dalam gua ini yang tingginya bisa mencapai 11 meter dengan berat 55 ton.
Di tahun 2000, dua penambang tanpa sengaja berhasil menemukan sebuah gua saat proses penggalian terowongan baru. Mereka mendapati adanya bongkahan kristal padat dengan struktur permukaan yang sangat bagus. Kehadiran dari balok kristal yang banyak dari dinding gua dan lantai ini membuat terciptanya sebuah efek prismatik.
Para peneliti harus memerlukan waktu yang sangat lama untuk mengecek seisi gua tersebut. García-Ruiz beserta timnya berusaha dengan keras untuk mendapatkan jawaban yang mereka cari di lingkungan gua ini. Suhu di dalam gua bisa mencapai lebih dari 57,7 derajat Celcius dengan kelembapan 90 sampai 99 persen. Di dalam gua, udara bersifat asam serta kurang memiliki sumber penerangan secara alami.
Situasi gua itu sangat sempurna dalam membentuk kristal dengan proporsi yang luar biasa. Tentunya situasi itu menjadi kurang bersahabat bagi semua orang yang mau mendatangi gua tersebut. Oleh karena itu, García-Ruiz beserta timnya selalu memakai pakaian pendingin khusus setiap kali memasuki gua itu. Mereka juga harus mematuhi aturan dengan ketat supaya tidak berada di dalam gua lebih dari 45 menit.
Sesudah meneliti mengenai kristal yang terbentuk dari gua tersebut cukup lama, García-Ruiz dan timnya bisa memberi kesimpulan bahwa formasi geologi berkembang di dalam sana karena lingkungan gua itu sendiri.
- Gua Reed Flute
Gua tersembunyi paling indah dan menarik di dunia berikutnya adalah Gua Reed Flute yang berada di China. Saking indahnya membuat gua ini dijuluki sebagai Istana Seni Alam. Gua ini diperkirakan sudah berumur 180 juta tahun. Saat ini gua tersebut sudah diberi lampu warna warni. Hal tersebut berguna untuk menerangi stalaktit dan stalagmit.
Gua ini terdapat beragam bebatuan menarik yang beberapa diantaranya menyamai makhluk mitologi, sayuran, objek binatang, bahkan patung Liberty. Di sisi yang lain, cahaya yang indah dan bervariasi mengubah stalaktit dan stalagmit yang menghiasi bawah dan atap gua menjadi pertunjukan yang lain.
Gua Reed Flute ditemukan oleh sejumlah warga China yang lagi bersembunyi dari kejaran tentara Jepang selama Perang Dunia II. Usai perang selesai, kemudian beberapa penjelajah meneliti gua dan mendapati adanya tulisan tinta di atas batu yang bertuliskan 792 Masehi. Tahun tersebut adalah zaman dinasti Tang yang memperlihatkan bahwa ada orang yang bisa memasuki gua tersebut entah itu untuk bertapa atau hanya orang biasa saja.
- Gua Eisriesenwelt
Melalui situs interestingengineering.com, Gua Eisriesenwelt dinilai sebagai gua es yang paling besar di dunia serta tersebar 42 km lewat area Tenne Gebirge di Pegunungan Alpen. Melalui situs resmi dari pariwisata Austria, gua ini ditemukan di tahun 1879. Tidak hanya besar saja, tetapi pemandangan yang luar biasa dari es dan air terjun membuat Gua ini sangat digemari oleh para petualang.
Asal-usul Eisriesenwelt diambil dari sebuah bahasa Jerman dan menggambarkan isinya sebagai “Dunia Es Raksasa”. Gua ini tercipta dengan alami karena disebabkan oleh aliran sungai Salzach yang mengalir dan mengikir lorong-lorong keren selama hampir 100 juta tahun lalu. Saat musim dingin datang, udara di gua-gua pegunungan atau lembah terasa lebih hangat dibanding udara luar yang diguyur hujan salju. Siapa sangka, udara dingin yang menuju ke dalam gua benar-benar dingin sampai mencapai titik beku.
Saat musim semi dimulai, cairan salju yang mencair di bagian atas gua meresap ke dalam lewat celah-celah batuan yang ada. Ketika memasuki gua yang suhunya sangat rendah dan dingin, air tersebut membeku dan secara pelan-pelan berubah menjadi es yang sangat menakjubkan di dalam gua.
- Gua Es Gunung Erebus
Gunung Erebus yang menjulang dengan gagah di jantung lanskap Antartika yang membeku merupakan gunung berapi aktif. Namun siapa sangka, di area gunung tersebut ada gua es yang sangat indah. Suhu di gua itu pasti di angka 32 derajat fahrenheit dikarenakan adanya gas panas. Berkat itulah, bisa tercipta sebuah visual yang sangat menakjubkan di bawah tanah beku.
Pada awal penemuan di tahun 1912-1913, gua-gua es di kaki gunung Erebus sering dihubungkan dengan ekspedisi yang dilakukan oleh Robert Falcon Scott. Anggotanya yang bernama Raymond Priestley mendapati kemunculan “gua-gua uap” yang mengeluarkan uap panas dan gas. Mereka merasa sifat vulkanik dari peristiwa ini dan ancaman yang menghantuinya.
Di tahun 1960-an dan berikutnya, eksplorasi dilakukan oleh berbagai ilmuwan di seluruh dunia termasuk Amerika Serikat dan Selandia Baru seiring meningkatnya penelitian di Antartika.
- Gua Fingal
Gua Fingal yang merupakan keajaiban geologi paling menakjubkan di Pulau Staffa. Pulau tak berpenghuni ini adalah area dari Inner Hebrides di Skotlandia. Daya tarik dari gua ini terletak pada pilar-pilar heksagonalnya yang dibuat dengan rapi dan terbuat dari basalt. Batuan itu bergabung dan membuat dinding serta akustik alami.
Ditemukan oleh Sir Joseph Banks pada tahun 1772, gua ini aslinya bukan gereja atau tempat ibadah. Gua ini lebih mirip dengan gereja katedral karena besarnya yang tampak kelihatan sama.
Tak hanya di situ saja, Gua Fingal menawarkan pengalaman pendengaran yang luar biasa dengan suara melodi yang unik hingga menyamai suara resonansi di berbagai gereja katedral. Suara deburan ombak menghantam dinding hingga mengeluarkan gema dan memantul ke arah atap gua.
Suara-suara yang datang dari gua Fingal mengubah suasana menjadi begitu menyeramkan sehingga sebagian besar orang merasa tidak nyaman. Sebuah kisah rakyat hadir karenanya. Kabarnya suku Celtic Skotlandia maupun orang-orang Irlandia dahulu kala sangat percaya terhadap raksasa Fionn mac Cumhail (Finn McCool) yang berfungsi membangun gua yang memiliki nama lain ‘Uamh-Binn’.
Gua Fingal bisa ada karena adanya aktivitas gunung vulkanik yang berlangsung sekitar 50 juta tahun yang lalu. Aliran lahar yang sangat deras akhirnya menciptakan sebuah gua yang memiliki ketinggian 21 meter. Lava dingin pun secara perlahan berganti dan menghasilkan bentukan batuan unik yang heksagonal di sekujur dinding dan atap gua.
Meskipun Gua Fingal memiliki mulut yang besar, para pengunjung bakal kesulitan dalam menepi memakai kapal. Hal itu terjadi karena kondisi di area tersebut yang sangat tidak bagus pada bulan November sampai Maret. Maka dari itu, hanya diperbolehkan berkunjung ke tempat itu pada periode April sampai Oktober saat laut sedang tenang.
- Gua Kamchatka
Gua Kamchatka mempunyai langit-langit tembus pandang yang bisa menerangi struktur es di dalamnya. Berada di semenanjung Kamchatka Rusia, gua ini terbentuk secara alami melalui aliran mata air panas yang mengikis dataran es di kaki dan sekitar Gunung Berapi Mutnovsky.
Walaupun Kamchatka sudah ditempati oleh masyarakat adat seperti Koryak, Chukchi, Eveni, dan Itelmen) selama ribuan tahun serta penjelajah Rusia yang yang tiba di abad ke 17, gua es spesifik ini makin populer pada zaman modern ini. Hal itu berkat masifnya pariwisata di area tersebut. Banyak orang kemudian tertarik untuk mendatangi gua itu karena keindahan alam yang begitu luar biasa.
Gua ini adalah salah satu dari sekian fenomena alam di Kamchatka, yang juga populer dengan banyaknya gunung berapi, geyser, dan mata air panas. Semua hal itu adalah bagian dari “Cincin Api Pasifik”.
Akibat proses alami yang dinamis, gua ini bisa berganti bentuk dan ukuran lama-kelamaan. Hal itu tergantung pada aktivitas vulkanik, suhu, dan aliran air.
Nah, itulah gua-gua tersembunyi yang ada di dunia. Apabila ada waktu, sebaiknya kunjungilah gua-gua yang telah disebutkan di atas.